
Kegiatan yang diadakan Dikbut Kabupaten Tebo yang diikuti Oleh sekolah dan Madrasah Tingkat SMA, SMP, MA dan MTS, MAN 1 Tebo adalah salah satu Madrasah yang di undang Oleh Dikbut Kabupaten Tebo diwakili Guru pendamping Sahrial, Amrizal serta Siswa/i Naziri,Wita,Aziz dan Widodo Untuk mengikuti Pelatihan Kato bajawab dan buka Lanse.
Kato adat atau kato undang adalah salah satu bentuk seloko adat yang terdapat dalam prosesi adat perkawinan masyarakat Melayu Jambi. Seloko adat merupakan ungkapan yang berisi pesan, petuah, atau nasihat yang bernilai etik dan moral. Seloko adat juga menjadi bagian dari seni sastra Melayu dan kearifan lokal masyarakat Melayu Jambi.
Selain kato adat, bentuk seloko adat lainnya dalam prosesi adat perkawinan Melayu Jambi adalah: Kata-kata kias, Kato-kato penyelo, Pepatah-petitih, Pantun.
Seloko adat merupakan pandangan hidup atau pandangan dunia yang mendasari seluruh kebudayaan Jambi. Seloko adat berisi pesan dan nasehat dalam segala aspek kehidupan, seperti keagamaan, moral, sosial, masyarakat, dan kepemimpinan.
Tradisi Buka Lanse sendiri, merupakan salah satu rangkaian atau prosesi dalam pernikahan adat Jambi atau Batanghari khususnya.
#4 Pengurus Dikbut Pora Kab. Tebo mengatekan Buka Lanse berasal dari dua suku kata yakni Buka dan Lanse. Dimana, Buka artinya membuka atau menyingkap sementara Lanse artinya tabir atau gorden.
sebelum melangsungkan pernikahan. Biasanya ada beberapa rangkaian acara yang dilakukan masyarakat di Tebo seperti Ngant Ngantar Tando, dan Ngantar Belanjo
Baca Selanjutnya Tradisi Buka Lanse salah satu tradisi yang masih dijaga oleh masyarakat Kabupaten Tebo Tradisi Buka Lanse salah satu tradisi yang masih dijaga oleh masyarakat Kabupaten Tebo. Kabupaten Tebo memiliki banyak tradisi dan kebudayaan yang beragam. Salah satu tradisi yang masih dijaga oleh masyarakat Kabupaten Tebo adalah tradisi Buka Lanse.
Tradisi Buka Lanse sendiri, merupakan salah satu rangkaian atau prosesi dalam pernikahan adat Jambi atau Tebo khususnya.
Mendikbud Kab. Tebo mengatakan Buka Lanse berasal dari dua suku kata yakni Buka dan Lanse. Dimana, Buka artinya membuka atau menyingkap sementara Lanse artinya tabir atau gorden.
#5 Biasanya ada beberapa rangkaian acara yang dilakukan masyarakat di Kabupaten Tebo seperti Ngantar Cakap, Ngantar Tando, dan Ngantar Belanjo. Setelah rangkaian acara tersebut, barulah diadakan acara pernikahan yang didalamnya terdapat tradisi Buka Lanse."Buka Lanse merupakan salah satu kesenian tradisi yang ditampilkan pada saat pernikahan. Jadi Lanse ini seperti syair-syair lagu," ujarnya.
#6Buka Lanse merupakan prosesi membuka tirai kamar pengantin diiringi dengan nyanyian syair Buka Lanse, yang biasanya dinyanyikan oleh seorang pria dan wanita. dalam syair yang dinyanyikan terdapat kalimat "Bukalah tabir abangku sayang, sarungkan cincin dijari manisku" yang artinya syarat membuka Lanse itu adalah sebentuk cincin sebagai pengisi adat yang disarungkan di jari manis wanita
#7 Syair Buka Lanse dinyanyikan dan diiringi oleh instrumen musik seperti Akordion, gambus, biola gendang melayu dan gong.
|
163x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...