MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 TEBO
Madrasah Aliyah Negeri 1 Tebo semula adalah Madrasah Aliyah Negeri Pulau Temiang, satuan pendidikan ini merupakan salah satu lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Agama yang penegeriannya pada tahun 1997 dengan NSM : 131115090017 NPSN. 10508019 . Hingga saat ini ( Tahun2018) MAN 1 Tebotelah meluluskan angkatan ke 20 ( Dua Puluh), dan alumni atau lulusannya telah berhasil mempunyai berbagai profesi serta yang melanjutkan di perguruan tinggi di Jambi atau propinsi tetangga lainnya.
Arah Kebijakan MAN 1 Tebo, didasarkan pada prinsip “ Memelihara tradisi yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik”. Dengan prinsip ini, maka MAN 1 Tebo dikembangkan melalui strategi proteksi dan strategi proyeksi. Adapun pengertiannya, Strategi Proteksi, mengacu pada prinsip memelihara sesuatu yang sudah ada dan bersifat baik maka satuan pendidikan akan mempertahankan untuk meningkatkan kualitas potensi yang dimiliki para peserta didiknya.
Strategi Proyeksi, mengacu pada prinsip mengambil hal-hal baru yang lebih baik yaitu upaya-upaya dilakukan oleh warga madrasah, untuk membangun dan mengembangkan segenap potensi oleh tenaga pendidik dan kependidikan serta orang tua/wali murid serta masyarakat.
Untuk memastikan berjalannya strategi tersebut, dalam pengelolaan manajemen pendidikan perlu terus menerus mengasah berbagai kepekaan dalam mengelola dan mengembangkan madrasah, terutama dalam menghadapi berbagai peluang dan tantangan baik internal maupun eksternal , diantaranya:
Dengan demikian, kebijakan dan pengembangan pendidikan di MAN 1 Tebo dilaksanakan secara terintegrasi. Selaras dengan visi madrasah semoga terwujud peserta didik atau alumni yang memiliki kepribadian yang utuh (Iman, Ilmu, dan amal saleh), sehingga program yang dikembangkan lebih membawa pada kemaslahatan (dunia dan akhiratnya). Mengutip Hadits Rasulullah SAW yang artinya: barang siapa yang semakin bertambah ilmunya namun tidak semakin bertambah hidayah kebenaran (dalam hatinya) maka ilmunya tidak menambah kebaikan baginya, melainkan semakin menjauhkan dirinya dengan Tuhannya “ (HR. Dailami).
Jika Albert Einstein meyakini bahwa “ science without religion is blind and religion without science is blame (Agama tanpa ilmu pengetahuan adalah pincang, dan ilmu pengetahuan tanpa agama adalah buta). Agar penyelenggaraan pendidikan di MAN 1 Tebo melahirkan insan cendikia dan tidak melahirkan manusia manusia pincang, maka pendidikan dengan sistem kompreghensif menjadi kunci utamanya, yaitu mengintegrasikan antara agama dan ilmu pengetahuan sebagai motor penggerak dalam membangun peradaban yang bermartabat.
Sebagai lembaga pendidikan umum bercirikhas agama Islam di lingkung pendidikan menengah dengan tujuan mengantarkan putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kepribadian yang utuh (integreted personality), maka diperlukan perumusan rencana strategis dan pengembangan, baik akademik maupun non akademik agar seluruh peserta didik MAN 1 Tebo memiliki kemampaun kompetitif, logis dan Kearifan lokal.
MAN 1 Tebo yang berada di lingkungan pedesaan merupakan manifestasi bagi penyemaian nilai-nilai Islami bagi seluruh peserta didik, yang diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui proses ta’lim, tarbiyah, dan ta’dib secara terintegrasi. Hal ini mengingat bahwa Madrasah merupakan sekolah umum yang bercirikan agama Islam. Semoga terwujud Madrasah Hebat Bermartabat, Mandiri berprestasi selaras semboyan Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi Jambi Modern Religius. Aamiin.
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...