
Tebo, 25 Oktober 2025 Malam – Kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) Gerakan Pramuka MAN 1 Tebo mencapai puncaknya pada malam ini dengan pelaksanaan dua agenda utama yang ditunggu-tunggu: Pentas Seni dan Upacara Api Unggun.
Setelah menjalani serangkaian kegiatan fisik dan materi kepramukaan sepanjang hari, suasana berubah menjadi penuh keceriaan dan keakraban di malam hari. Kegiatan dimulai dengan Pentas Seni yang menampilkan berbagai bakat dan kreativitas dari adik-adik peserta PTA. Berbagai penampilan ditampilkan, mulai dari yel-yel, drama singkat, hingga pertunjukan musik yang sukses menghibur seluruh panitia, Sangga Kerja, dan peserta. Pentas seni ini menjadi bukti bahwa Pramuka tidak hanya tentang baris-berbaris, tetapi juga tentang pengembangan ekspresi diri.
Selesainya pementasan, seluruh peserta dan panitia bersiap untuk acara yang paling sakral dan ditunggu, yaitu Upacara Api Unggun.
Yang bertindak sebagai Pembina Upacara Api Unggun malam ini adalah Kakak Sahrial, S.Pd. Dalam suasana yang hening dan khidmat, kobaran api unggun mulai dinyalakan, melambangkan semangat yang membara dan persatuan.
Dalam amanatnya, Kakak Sahrial, S.Pd., menyampaikan pesan-pesan penting mengenai nilai-nilai kepramukaan, arti dan makna api unggun, serta menjelaskan kembali esensi dari kegiatan PTA itu sendiri.
"Api unggun ini adalah simbol dari semangat yang tak pernah padam, persaudaraan yang erat, dan kesediaan kita untuk menjadi penerang bagi lingkungan sekitar," ujar Kakak Sahrial. Beliau menekankan bahwa PTA adalah titik awal bagi siswa kelas X untuk menginternalisasi Dasa Darma dan Tri Satya sebagai bekal menjadi anggota Penegak Bantara yang bertanggung jawab dan berkarakter.
Malam itu ditutup dengan suasana refleksi, di mana peserta diajak merenungkan janji dan komitmen mereka sebagai calon Pramuka Penegak, menjadikan malam api unggun sebagai kenangan yang mendalam dalam perjalanan kepramukaan mereka.
|
635x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...