
TEBO - Pihak Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tebo memberikan pernyataan tegas guna menyanggah pemberitaan miring yang beredar baru-baru ini terkait pelaksanaan acara tasyakuran dan pelepasan siswa kelas XII. Berita tersebut dinilai tidak berdasar, manipulatif, dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Berikut adalah poin-poin klarifikasi resmi dari pihak madrasah:
Mekanisme Rapat Wali Murid yang Transparan
Pihak madrasah menegaskan bahwa pelaksanaan acara perpisahan bukan merupakan keputusan sepihak. Sebelum acara diselenggarakan, seluruh wali murid telah diundang secara resmi untuk mengikuti rapat bersama di Aula MAN 1 Tebo.
Dalam pertemuan tersebut, dilakukan musyawarah yang bersifat terbuka dan transparan. Hasilnya, seluruh orang tua/wali murid yang hadir telah memberikan kesepakatan dan menyetujui pelaksanaan tasyakuran pelepasan tersebut tanpa ada unsur paksaan.
Menyikapi isu miring yang beredar yang menerpa Sekolah MAN 1 Kabupaten Tebo yang menuding adanya pungli dengan modus iuran perpisahan siswa dibantah keras oleh pihak sekolah.
Menurut Syahrial, guru sekaligus Waka Humas MAN 1 Kabupaten Tebo, kepada media ini mengungkapkan bahwa tudingan itu tidaklah benar dan tidak berdasar pasalnya iuran tersebut dimintai oleh wali murid disaat rapat pada hari senin 13 April 2026.
"Iuran itu permintaan dan kesepakatan dari wali murid, kami hanya menyarankan perpisahan itu di dalam ruangan aula".ungkapnya
Selain itu wali murid disaat rapat tersebut mengharapakan kegiatan perpisahan ini diadakan diluar dengan menggunakan tenda karna ini momen momen terakhir anak kami, karna anak-anak kami sudah memesan baju perpisahan jauh jauh hari. Tuturnya
Lanjut, Dahniar menambahkan kami wali murid siap melakukan iuran yang penting kegiatan diluar ruangan.
Sebelum Wali murid di ajak rapat. Siswa-siswi jugo sudah mengadakan rapat keputusan untuk mengadakan perpisahan diluar.
Bantahan Terhadap Tuduhan Pungutan Liar (Pungli)
MAN 1 Tebo membantah keras adanya tuduhan pungli dalam kegiatan ini. Seluruh anggaran yang dibahas dalam rapat wali murid dikelola secara akuntabel sesuai dengan kesepakatan bersama untuk kepentingan siswa. Narasi yang dibangun oleh pihak luar yang menyebutkan adanya ketidak keterbukaan adalah murni karangan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.
Kesalahan Fakta Data yang Fatal
Ketidak kepercayaan terhadap berita tersebut semakin diperkuat dengan kesalahan data yang sangat mendasar. Dalam pemberitaan yang beredar, disebutkan bahwa acara tersebut adalah untuk "Angkatan 25 Tahun 2025".
Faktanya, acara yang dilaksanakan saat ini adalah Tasyakuran Pelepasan Siswa Angkatan 29 Tahun 2026. Kesalahan penyebutan tahun dan angkatan ini menjadi bukti kuat bahwa penulis berita tersebut tidak melakukan riset (cek dan ricek) dan hanya membuat narasi asal-asalan.
4. Pernyataan Sikap Keluarga Besar MAN 1 Tebo
Keluarga besar MAN 1 Tebo merasa sangat dirugikan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang menyebarkan berita tidak bermutu tersebut.
"Kami sangat menyayangkan adanya pemberitaan yang dibuat oleh oknum yang tidak memiliki dasar data yang jelas dan hanya ingin memperkeruh suasana. Hal ini sangat melukai integritas madrasah yang selama ini mengedepankan komunikasi terbuka dengan orang tua siswa," ujar perwakilan pihak madrasah.
Pihak madrasah mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita dari sumber yang tidak jelas kredibilitasnya. MAN 1 Tebo tetap berkomitmen untuk menjaga kualitas pendidikan dan hubungan baik dengan seluruh elemen wali murid demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Tebo.
Humas MAN 1 Tebo
|
27x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...